Mitos Kehamilan yang Tidak Perlu Dipercaya Oleh Bumil

mitos-kehamilan

Mitos Kehamilan yang Tidak Perlu Dipercaya Oleh Bumil. Di zaman yang sudah maju ini masih banyak mitos yang beredar dan dipercayai oleh masyarakat. Salah satunya adalah mitos tentang kehamilan.

Padahal ibu-ibu zaman now mempunyai privilege berupa kemudahan akses informasi daripada ibu-ibu zaman old. Mau mencari ilmu tentang kehamilan, merawat anak, parenting, kesehatan, dan berbagai ilmu lainnya sangat mudah. Cari saja di internet, seperti kata Bu Tejo, maka banyak sekali jurnal, website, atau blog yang menyediakan informasi yang dibutuhkan.

Namun, tentu saja tidak boleh percaya dan menelan mentah-mentah apa yang ada di internet, harus dipastikan dulu kebenarannya, jangan termakan hoax seperti kata Yu Ning. Pastikan dulu kredibilitas penyedia informasinya dan tanyakan kepada yang ahli di bidangnya.

Walaupun akses terhadap ilmu sangat luas, nyatanya masih banyak ibu hamil yang percaya dengan mitos kehamilan yang turun-temurun  dari nenek moyang.

Mitos Kehamilan yang Masih Banyak Beredar Hingga Sekarang

Banyak hal yang perlu dilakukan oleh ibu hamil demi menjaga kesehatan diri dan janin. Namun, terlalu banyak pantangan, pamali, ora elok dan terlalu banyak aturan bisa membuat ibu hamil stres. Apalagi segala pantangan dan aturan tersebut hanya mitos yang tidak terbukti kebenarannya. Berikut beberapa mitos kehamilan yang banyak berkembang di masyarakat:

  1. Ngidam harus dituruti, jika tidak bayi akan sering ngences

Banyak yang beranggapan bahwa jika ibu hamil menginginkan sesuatu atau ngidam adalah keinginan si jabang bayi. Nyatanya hal itu tidak berhubungan. Salah satu teori yang menjelaskan penyebab ngidam ibu hamil adalah karena perubahan hormon.

Bayi yang ngeces atau sering mengeluarkan air liur bukan karena ketika ngidam tidak dituruti. Ngeces pada bayi adalah hal yang wajar karena bayi belum bisa menelan semua air liur yang diproduksi.

  1. Jika ingin kulit bayi putih dan mulus maka harus sering minum air kelapa

Warna kulit anak dipengaruhi oleh faktor genetik  atau keturunan. Air kelapa mengandung elektrolit yang bisa bermanfaat untuk ibu hamil. Apalagi jika ibu mengalami morning sickness sehingga sering muntah, maka butuh  cairan pengganti elektrolit yang keluar. Jadi, air kelapa tidak ada hubungannya dengan warna kulit bayi.

  1. Ibu hamil dilarang makan nanas

“Jangan makan nanas, nanti bisa keguguran.” Apakah masih ada yang mengatakan hal tersebut? Belum ada bukti yang menunjukkan bahwa nanas dapat menyebabkan keguguran. Nanas justru bermanfaat karena kaya vitamin C, asam folat, dan zat besi yang penting untuk ibu hamil dan janin. Jadi, tak perlu  takut untuk mengkonsumsi nanas asalkan dalam batas yang wajar.

  1. Jenis kelamin bayi bisa diprediksi dari bentuk perut ibu hamil dan kesehatan wajahnya

Masih banyak yang percaya bahwa bentuk perut ibu hamil bisa menjadi  pertanda jenis kelamin bayi. Misalnya perut menonjol ke atas maka jenis kelamin bayi  adalah perempuan, sedangkan jika lebih menonjol ke bawah maka jenis kelamin bayi adalah laki-laki.

Selain dari bentuk perut, juga dari wajah ibu. JIka wajah ibu terlihat lebih bersih, cantik dan tidak kusam maka jenis kelamin bayi perempuan. Sedangkan jika wajah ibu jadi lebih kusam, muncul flek hitam atau jerawat maka bayinya laki-laki.

Kedua hal tersebut sama sekali tidak berhubungan. Bentuk perut ibu berhubungan dengan bentuk fisik ibu. Sedangkan kulit wajah yang muncul flek hitam atau jerawat bisa disebabkan oleh perubahan hormon.

Jika ingin mengetahui jenis kelamin janin, bisa dengan USG di usia kehamilan kurang lebih 20 minggu ke atas.

  1. Ibu hamil harus pakai peniti dan membawa gunting agar tidak diganggu jin

Jika tidak ingin diganggu jin maka sebaiknya perbanyak ibadah dan berdoa kepada yang Maha Kuasa. Selalu memakai peniti atau membawa gunting jika tidak diperlukan justru bisa membahayakan. Selain itu, dalam islam perbuatan tersebut termasuk syirik sehingga harus dijauhi.

Masih banyak kepercayaan dan mitos ibu hamil yang turun-temurun. Selalu cari tahu kebenaran dari informasi yang diterima ya. Tanyakan kepada ahlinya atau baca dari referensi yang terpercaya.

Mitos Kehamilan yang Tidak Perlu Dipercaya Oleh Bumil
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments
Open chat
Butuh Informasi ?